Wanita Wajib Tahu Tentang Bahaya Kanker Payudara

oleh -4 views
healthcare, medicine and breast cancer concept - woman with pink cancer ribbon

Wanita Wajib Tahu Tentang Bahaya Kanker Payudara. Payudara terdiri dari jaringan kelenjar yanng mencakup jaringan kelenjar susu, lemak dan jaringan ikat. Gambar kanker Payudara dapat terlihat jika sel-sel di dalam kelenjar susu membelah diri dan berkembang secara tidak terkendali, sel-sel ini bisa berkembang menjadi tumor jinak ataupun ganas. Kanker payudara merupakan tumor ganas yang berkembang dalam payudara.

Kanker payudara menempati ukuran pertama pada wanita setelah kanker leher rahim. Di indonesia 96% tumor payudara justru dikenali oleh penderita itu sendiri sehingga memudahkan dokter untuk mendeteksi kanker payudara. Insiden kanker payudara di dunia relatif tinggi, dilaporkan kejadian kanker payudara adalah 20% dari seluruh keganansan. Angka prevalensi kanker payudara tercatat di amerika serikat menempati urutan tertinggi pada wanita.

Tahun 2008 di perkirakan 40.930 meninggal karena kanker payudara. Pada tahun 2000 kejadian kanker payudara di asia tenggara sekitar 55.097 kasus dengan angka kematian sekitar 24.961 kasus. Dengan jumlah kasus penderita yang tak sedikit ini masih belum dapat diketahui faktor pasti pada pasien yang ada sebagai akibat kanker payudara itu muncul. Meskipun belum ada penyebab spesifik kanker payudara, ada beberapa resiko yang bisa meningkatkan kemungkinan munculnya kanker payudara, antara lain:

  • Usia dapat menjadi salah satu faktor resiko penyebab kanker payudara, pada usia yang semakin bertambah maka resiko munculnya kanker payudara juga semakin meningkat. Kanker payudara umumnya berkembang pesat pada usia 40-49 tahun. Resiko kanker payudara muncul di atas usia 50 tahun ada perbandingan peluang sekitar 1 diantara 50 wanita. Diperkirakan 1 dari 8 wanita pernah mengalami perkembangan penyakit kanker payudara sepanjang hidupnya.
  • Hormon juga merupakan faktor yang berpengaruh pada perkembangan kanker payudara, seperti pada terjadinya menarke dini. Risiko payudara meningkat pada wanita yang mengalami menstruasi sebelum usia 12 tahun, menopause setelah umur 55 tahun, tidak menikah atau tidak pernah melahirkan anak dan melahirkan anak pertama setelah umur 35 tahun, serta penggunaan pil KB atau terapi hormon estrogen.

Resiko mengalami kanker payudara adalah riwayat pribadi yang pernah mengalami kanker payudara sehingga mungkin terjadinya kekambuhan setiap 1% setiap tahun. Selain riwayat pribadi riwayat keluarga juga menjadi salah satu faktor resiko terjadinya kanker payudara. Wanita yang memiliki ibu atau sadara perempuan yang menderita kanker berisiko 3 kali lebih besar untuk menderita kanker payudara.

Selain itu penggunaan obat hormonal seperti terapi sulih hormonal dan pengobatan juga dapat berisiko timggi pada kemunculan kanker payudara. Kontrasepsi oral pada penderita tumor payudara jinak seperti kelainan fibrokistik juga dapat meningkatkan resiko mengalami kanker payudara. Walaupun begitu dapat kita hindari dengan cara penghentian medikasi.

Sama seperti kasus kanker pada umumnya, perkembangan kanker payudara pun terdiri dari beberpa stadium mulai dari stadium awal hingga stadium akhir. Pada umumnya kanker stadium awal tida ada keluhan dan hanya ada sedikit benjolan padat keras. Adapun stadium dan klasifikasi kanker payudara adalah sebagai berikut :

  • Kanker Payudara Stadium 1 (stadium dini), dengan ukuran tumor rtidak lebih dari2,25 cm dan belum tersebar pada kelenjar getah bening di ketiak. Kemungkinan untuk sembuh pada kanker payudara pada fase ini sekitar 70%.
  • Kanker Payudara Stadium 2. pada stadium ini tumor sudah lebih besar dari 2,25 cm dan sudah termetastase pada kelenjar getah bening di ketiak. Pada stadium ini kemungkinan sembuh hanya sekitar 30-40% tergantung dari luasnya penyebaran sel kanker.
  • Kanker Payudara Stadium 3. Pada stadium ini tumor sudah cukup besar, sel kanker telah menyebar ke seluruh tubuh dan kemungkinan untuk sembuh sangat sedikit. Pengobatan payudara sudah sedikit untuk kemungkinan sembuh dan mungkin bisa tiidak ada artinya lagi. Pengobatan yang bisa di lakukan berupa penyinaran dan kemoterapi. Usaha yang di lakukan pada stadium ini untuk menghambat proses perkembangan sel kanker dalam tubuh.
  • Kanker Payudara Stadium 4. Pada stadium ini kanker payudara stadium 4 telah menyebar ketubuh bagian lain terutama pada paru-paru, tulang, hati atau otak.

Pengobatan kanker payudara bisa melalui operasi bedah yang antara lain cara mengobati kanker payudara melalui Terapi konservasi payudara dimana pembedahan hanya mengankat tumor payudara dan jaringan sekitarnya, pasien harus menjalani radioterapi setelahnya untuk mengurangi risiko kambuhnya penyakit.

Tindakan ini cocok diterapkan pada benjolan kecil yang terletak jauh dari puting dan hanya ada sedikit efek samping yang tak di inginkan. Selain itu cara mengobati kanker payudara juga bisa melalui cara astektomi (pengangkatan seluruh payudara) jika tumor terlalu besar dan di temukan di beberapa bagian payudara, maka seluruh payudara harus diangkqat dengan tindakan pembedahan.

Untuk pasien yang menjalani tindakan mastektomi pasien bisa memilih untuk menggunakan prostesis payudara atau menjalani bedah rekonstruksi payudara. Bedah rekontruksi umunya menggunakan lemak dari perut atau implan larutan garam khusus yang dibuat untuk mengembalikan kontur payudara. Sebaiknya sebelum melakukan perawatan kanker payudara lanjutan,meminta saran dan konsultasi dengan ahli bedah dan spesialis perawat bagian bedah sangan baik untuk di lakukan.

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments