Inilah Yang Perlu Anda Ketahui Dari Dismenore

oleh -2 views

Inilah Yang Perlu Anda Ketahui Dari Dismenore.Sudah sering melihat animasi dismenore yang biasa muncul di berbagai blog atau google?, atau melihat secara langsung seseorang yang kesakitan sambil memegang perutnya dan mengatakan sedang dismenore, atau malah sering merasa sakit yang tak tertahankan disaat sedang haid? Insiden terjadinya dismenore pada wanita muda sekitar 16,8-81% Di indonesia , dismenore menjadi keluhan yang sering di temukan pada usia muda. Dalam penelitian Ernawati dkk pada 50 orang mahasiswi di Semarang di temukan kejadian dismenore ringan sebanyak 18%, dismenore sedang 62% dan dismenore berat 20%.

Apa itu Dismenore? Dismenore adalah penyakit yang berupa nyeri kram (tegang) yang dirasakan pada area perut bagian bawah dan dapat menjjalar kepunggung dan permukaan dalam paha yang mulai terjadi pada 24 jam sebelum terjadi perdarahan haid dan dapat bertahan selama 24-36 jam meskipun yang terberat hanya berlangsung selama 24 jam pertama.

Apa saja jenis dismenore? Dismenore dibagi menjadi dua jenis yaitu dismenore primer dan dismenore sekunder. Dismenore primer adalah nyeri saat haid tanpa ada patologi sedangkan dismenore sekunder adalah nyeri haid di karenakan ada patolog seperti adanya infeksi , endometriosis, mioma uteri, polip endometrial, stenosis serviks, IUD juga dapat merupakan penyebab dismenore ini.

Dismenore primer umumnya dimulai saat 1-3 tahun setelahh menarce dan bertambah berat badan setelah beberapa tahun sampai usia 23-27 tahun lalu mereda. Dismenore terjadi pada wanita yang berusia antara 20 tahun hingga 24 tahun yang mana episode dismenore yang paling parah biasanya berlaku pada usia sebelum 25 tahun. Umumnya terjadi pada wanita nulipara dan kerap menurun signifikan setelah kelahiran anak. Lebih sering terjadi pada wanita obesitas. Dismenore jarang terjadi pada wanita dengan siklus menstruasi yang tak teratur. Pada dismenore sekunder, kasus ini dimulai setelah usia 20 tahun dan nyeri bersifat unilateral. Faktor risiko durasi dan tingkat keparahan dismenore adalah usia menarche, periode menstrual yang panjang dan juga adanya riwayat merokok

Apa saja gejala Dismenore? Gejala dismenore antara lain seperti nyeri pada perut bawah, kadang terasa intens, terasa tekanan pada perut, nyeri pada pinggang, punggung bawah atau bagian paha dalam, mual muntah, feses yang cair, sakit kepala, pusing.

Bagaimana patofisiologi dismenore atau jalannya penyakit? Dismenore terjadi akibat endometrium yang mengandung prostaglandin dalam jumlah tinggi. Selama siklus menstruasi pada fase luteal, hormon progesterone sangat mempengaruhi endometrium yang mengandung prostaglandin. Akibatnya prostaglandin menjadi meningkat yang menyebabkan kontraksi miometrium yang kuat sehingga menimbulkan rasa nyeri. Dismenore sekunder mungkin disebabkan karena endometriosis, polip atau fibroid uterus, penyakit rang panggul, pendarahan uterus disfungsonal, prolaps uterus, maladaptasi pemakaian AKDR atau produk kontrasepsi yang tertinggal setelah abortus spontan atau melahirkanserta adanya kanker ovarium atau uterus.

Bagaimana pengonatan untuk dismenore? Jenis obat dismenore yang biasa di konsumsi ialah obat-obatan pereda nyeri (analgetik) yang di konsumsi sebelum menstruasi dan terus mengonsumsinya selama 1-2 hari hingga gejala hilang. Pada umumnya orang mulai mengkonsumsi NSAID dengan dosis yang di anjurkan adalah Ibuprofen 400-800 mg setiap 6 jam atau naproxen dengan dosis 220-550 mg 2 kali sehari. Jika seseorang tidak merespon dengan obat NSAID maka pil kontrasepsi merupakan pengobatan efektif untuk dismenore primer. Jika mash tidak ada hasil maka pemeriksaan panggul sangat dianjurkan.

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments